Gambar Kampus Kolese de Britto

Selamat datang di debritto.net

debritto.net adalah media komunikasi dan informasi Komunitas Alumni SMA Kolese De Britto.

Kampus SMA Kolese De Britto terletak di Jalan Laksda Adisucipto 161, Yogyakarta, Indonesia.

Informasi lebih lanjut tentang situs ini terdapat pada halaman tentang debritto.net

Membaca Jaman dari Sajak di Sebuah Buku

Blog

Sebuah jaman adalah sebuah buku. Meski belum tentu menarik, ia selalu bersedia untuk dibaca. Tanggal-tanggal yang telah lampau menjelma menjadi nomor-nomor halaman. Apa yang dilakukan pemimpin, mungkin menjadi judul dari tiap-tiap bab. Dan tentang rakyat, terkadang ia menjelma sekedar sebagai catatan kaki. Ia sebuah buku, dengan daftar isi kemerdekaan atau kolonialisasi. Ia sebuah buku, dengan prolog preambule konstitusi, dengan epilog yang tak pernah pasti.

Quantum Healing (Penyembuhan Quantum) - Sebuah Resensi

Resensi Buku

Quantum Healing
(Penyembuhan Quantum)
Terjemahan dari:“Quantum Healing:
Exploring the Frontier Of Mind/Body Medicine”
Deepak Chopra, M.D.
Penerbit Nuansa, Juni 2002
296 halaman

Deepak Chopra, seorang endokrinolog terkemuka dari New England, membawa kita menjelajahi konsep pengobatan terpadu yang merupakan gabungan antara ‘pengobatan barat modern’ dengan Ayurveda -- sebuah ilmu pengetahuan kuno tentang kehidupan yang berasal dari India.

Sastra Maya, Mana Tanggung Jawabmu?

Blog

Bandung. Di belakang meja dua kali satu, di sebelah ruang tempat Soekarno pernah membacakan pledoi, petang itu saya menyempatkan diri berbincang dengan dua wanita - yang karena sebuah rezim - suami-suami mereka terpaksa harus membayar lunas sebuah konsekuensi: mati! Saat itu gerimis. Suciwati, istri Alm. Munir, dan Yu Pon, istri Alm. Wiji Thukul, mengerti benar bahwa sikap dan sajak memiliki nafas lebih kuat daripada nama yang tersemat.

Dan Terpujilah Engkau Wahai Binatang Bertaring

Blog

Dan Terpujilah Engkau Wahai Binatang Bertaring

Dan terpujilah engkau wahai binatang bertaring yang memberi batas hanya dengan mengucurkan air kencing. Karena kamu hanya memberi tanda pada wilayah, bukan mendiskreditkan binatang yang lain. Lihatlah, kami manusia, yang lebih suka menandai kaum dengan mencetak kartu-kartu, lalu membuangnya, atau memisahkannya dengan tembok tinggi atas nama keamanan, ketertiban, keadilan, dan keselamatan negara.

Bekisar Merah, Ahmad Tohari - Sebuah Resensi

Resensi Buku


BEKISAR MERAH
Ahmad Tohari
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan keempat th.2001, 309 halaman

Dalam perjalanan saya bersama isteri dari Jakarta – Semarang – Yogyakarta – Jakarta dengan VW kodok kami, kami mampir di sebuah toko buku. Kami membeli beberapa buku, di antaranya sebuah novel karya Ahmad Tohari, Bekisar Merah, yang pernah dimuat di harian Kompas tahun 1993 yang lalu. Meski sudah lebih dari limabelas tahun lalu, namun novel ini masih merupakan salah satu novel bagus dari Tohari, di samping triloginya yang terkenal: Ronggeng Dukuh Paruk, Lintang Kemukus Dinihari dan Jentera Bianglala.

Jangan Berdoa Minta Kesembuhan Jasmani

Blog

tubuh orang saleh bisa sehat, tapi bisa pula sakit
tubuh orang jahat bisa sakit, tapi bisa pula sehat
orang saleh yang sakit-fisik bisa sembuh, tapi juga bisa mati
orang jahat yang sakit-fisik bisa mati, tapi juga bisa sembuh
semua orang, saleh ataupun jahat, jasmaninya pasti akan mati

artinya: Tuhan tidak campur tangan dalam soal kesehatan fisik,
moralitas bukanlah variabel penentu bagi kesehatan jasmani

Jangan Berdoa Untuk Minta Rejeki Ekonomi

Blog

banyak orang saleh yang kaya, tapi banyak pula yang miskin
banyak orang jahat yang miskin, tapi banyak pula yang kaya

artinya : Tuhan tidak campur tangan dalam soal ekonomi,
moralitas bukanlah variabel penentu bagi kemakmuran

implikasinya : jangan berdoa untuk minta rejeki ekonomi
(percuma, sebab Tuhan akan cuek saja)

mintalah pada Tuhan :
kedamaian hati, ketenangan pikir, kesehatan jiwa,

Annual President's Speech 2009

Berita dan Pengumuman

Lurs,

Selamat Tahun Baru 2009,

Assalammualaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh,

Selamat memulai tahun kerja baru, semoga meja yang ditemui di kantor sudah berkilat dengan pelitur baru, andaipun belum segeralah kalian ambil pengilat meja dan gosoklah sehingga meling-2 agar semangat yang baru yang sudah dicharge ini tidak terkena debu dari tahun yang lalu.

Pencekalan Film “Lastri”

buah pikiran

Pencekalan Film “Lastri”
Potret Kebebasan Ber-kreatif yang Terkekang


Belum lama ini saya melihat berita di televisi tentang pencekalan pembuatan sebuah film yang berjudul “Lastri” garapan sutradara Eros Djarot oleh aparat kepolisian. Alasan yang dikemukakan oleh aparat adalah karena faktor keamanan. Film tersebut dinilai dapat menimbulkan reaksi negatif dari sebagian masyarakat yang ada di sekitar proses shooting, tepatnya di daerah colomadu Surakarta.