Jangan Berdoa Minta Kesembuhan Jasmani

tubuh orang saleh bisa sehat, tapi bisa pula sakit tubuh orang jahat bisa sakit, tapi bisa pula sehat orang saleh yang sakit-fisik bisa sembuh, tapi juga bisa mati orang jahat yang sakit-fisik bisa mati, tapi juga bisa sembuh semua orang, saleh ataupun jahat, jasmaninya pasti akan mati artinya: Tuhan tidak campur tangan dalam soal kesehatan fisik, moralitas bukanlah variabel penentu bagi kesehatan jasmani implikasinya: jangan berdoa untuk minta kesehatan jasmani (percuma, sebab Tuhan akan cuek saja) mintalah pada Tuhan: kedamaian hati, ketenangan pikir, kesehatan jiwa, keteguhan iman, keberanian untuk mati, dan keberanian untuk (tetap) hidup selebihnya: URUS SENDIRI KESEHATAN-FISIKMU DAN BERHENTILAH MERENGEK-RENGEK PADA TUHAN soal kesehatan jasmani: mintalah bantuan dari sesama manusia (Tuhan menciptakan banyak manusia, pasti ada maksudNya bukan ?) namun jika sesamamu tidak ada (lagi) yang peduli : TETAP URUS DIRIMU SENDIRI tegakkan kepalamu sampai saat engkau mati, sebab saat itulah sejatinya engkau mulai hidup abadi, dengan mahkota istimewa yang diletakkan oleh Tuhan sendiri pada kepalamu kalau kepalamu tidak tegak, tertunduk lunglai, Tuhan tentu akan 'kesulitan' menaruh mahkota itu, tul nggak ? Eh ... ntar dulu ... bukankah Guru Agung telah mengajarkan rumusan doa yang salah satu kalimatnya berbunyi : 'janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan' ? Nah Lu !? Tapi kenapa banyak orang saleh yang sering berdoa dengan rumusan doa yang diajarkan oleh Guru Agung itu kesehatan tubuhnya buruk dan diobati tidak sembuh juga ? Kenapa pula banyak orang jahat dan nggak pernah berdoa dengan rumusan doa yang diajarkan oleh Guru Agung itu jarang sakit dan kalau sakit sembuhnya cepat dan mudah ? === pinggir kali Elo, 30 Januwari 2009 ===