Nawawi, Pencipta Lambang de Britto Terima Penghargaan

Berita dan Pengumuman

Jogja -- Ketua Yayasan de Britto J. Ageng Marwata, SJ memberikan penghargaan kepada pencipta lambang SMA Kolese de Britto Jogja, dokter HR. Nawawi Hadikusumo, di kediaman Jalan Brigjen Katamso 154 Jogja, Minggu (12/2/2006). Penghargaan ini tidak dimaksudkan sebagai semacam balas jasa, tetapi lebih pada suatu bentuk penghormatan dan pengakuan terhadap Nawawi yang mempunyai andil dalam sejarah SMA Kolese de Britto.

"Momen pemberian penghargaan tersebut juga dimaksudkan sebagai ungkapan Yayasan de Britto yang ingin membangun tali kasih dengan dokter Nawawi. Silaturahmi yang diikuti staf direksi, wakil guru, siswa, dan alumni ini diadakan masih berkaitan dengan peringatan pelindung sekolah Santo Johanes de Britto pada 4 Februari," kata guru sekolah tersebut, Drs. Henky Irawan, kepada Bernas Jogja, kemarin.

Menurut Henky, dalam kurun waktu yang lama, SMA de Britto belum mengetahui siapa pencipta lambang sekolah tersebut. Berbagai dokumen dicari, beberapa tokoh pendahulu ditanya, tetapi tetap tidak diketahui siapa pencipta lambang SMA de Britto.

"Sampai suatu saat, secara tidak sengaja diperoleh informasi pencipta lambang sekolah kami adalah dokter Nawawi yang dulu juga pernah belajar di SMA ini pada tahun 1950-an. Atas tugas sekolah, saya dan guru B. Widi Nugroho mulai melacak di mana keberadaan dokter Nawawi itu. Akhirnya alamatnya diketemukan. Beliau lama mengabdikan diri sebagai dosen Fakultas Kedokteran UGM," kata Henky.

Dalam usianya yang 76 tahun, menurut Henky Irawan, pencipta lambang SMA de Britto itu ingatannya masih sangat tajam. Dia ingat semua peristiwa yang dia alami sewaktu masih belajar di SMA de Britto. Lambang sekolah itu dia ciptakan pada tahun 1951, saat dia tercatat sebagai siswa tahun 1949-1951, dan menjadi pemenang dalam lomba mencipta lambang tersebut. Namun nama Nawawi memang tidak populer, hingga sekian tahun dilupakan orang, dan tidak tercatat dalam sejarah atau dokumen SMA de Britto.

Kini nama Nawawi sudah tercatat dalam sejarah SMA de Britto dan fotonyapun terpampang besar di salah satu ruang sekolah tersebut. (mar)

Sumber: Bernas Jogja, Selasa Pahing, 14 Februari 2006