<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<!DOCTYPE rss [<!ENTITY % HTMLlat1 PUBLIC "-//W3C//ENTITIES Latin 1 for XHTML//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml-lat1.ent">]>
<rss version="2.0" xml:base="http://debritto.net">
<channel>
 <title>debritto.net - buah pikiran</title>
 <link>http://debritto.net/taxonomy/term/24/0</link>
 <description>untuk yang ingin menuangkan opini , mengkritik, menanggapi informasi yang muncul di tengah masyarakat / yang sedang atau sudah pernah dimuat media massa (elektronik , cetak) yang berkaitan dengan bidang apapun (sosial, politik, ekonomi, seni, budaya, dll) </description>
 <language>id</language>
<item>
 <title>Pencekalan Film “Lastri”</title>
 <link>http://debritto.net/isi/pencekalan_film_lastri</link>
 <description>&lt;p&gt;                Pencekalan Film “Lastri”&lt;br /&gt;
      Potret Kebebasan Ber-kreatif yang Terkekang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;   &lt;br/&gt;&lt;p&gt;Belum lama ini saya melihat berita di televisi tentang pencekalan pembuatan sebuah film yang berjudul “Lastri” garapan sutradara Eros Djarot oleh aparat kepolisian. Alasan yang dikemukakan oleh aparat adalah karena faktor keamanan. Film tersebut dinilai dapat menimbulkan reaksi negatif dari sebagian masyarakat yang ada di sekitar proses shooting, tepatnya di daerah colomadu  Surakarta.&lt;/p&gt;
</description>
 <category domain="http://debritto.net/kategori/buah_pikiran_0">buah pikiran</category>
 <pubDate>Tue, 16 Dec 2008 16:36:11 +0700</pubDate>
</item>
</channel>
</rss>
