Catatan carik: Artikel aslinya berformat presentasi power point yang disajikan pada acara Forum Rektor Indonesia, Surabaya, 18 Mei 2005.
Keadaban Publik: Gerakan Menciptakan Habitus Baru
Oleh B. Herry-Priyono (Program Pasca-Sarjana, Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara, Jakarta).
Keadaban Publik: Bukan sekedar sikap santun dalam kehidupan publik, melainkan gugus kebiasaan (social habits) cara berpikir, cara merasa, dan cara bertindak (habitus) yang berisi:
- sikap konsideran terhadap orang lain.
- kapasitas melaksanakan ciri konsekuensial hidup bermasyarakat: bahwa tindakan kita mempunyai dampak (baik/buruk) pada kondisi hidup orang lain.
- gerakan untuk membuat kehidupan bersama menjadi tata 'komunitas' (community), dan bukan sekedar 'kerumunan' (crowd).
Konteks Urgensi




