Studi banding guru SMA Kolese de Britto

Selama 2 hari (26 April 2016 dan 27 April 2016), 25 pengajar SMA Kolese de Britto berangkat ke Jakarta melakukan studi banding. Tempat yang dituju adalah Pabrik perakitan mobil Astra di Sunter, SMAK BPK Penabur 1, Jakarta dan Lab School, Rawamangun.

Dalam kunjungan ke Astra, pengajar mendapatkan gambaran riil bagaimana kondisi dunia kerja, bagaimana industri berjalan dan bagaimana sumber daya manusia yang diperlukan untuk mendukung berjalannya Industri. Beberapa Alumnus SMA Kolese de Britto yang saat ini bekerja di group Astra turut memberikan dukungan sehingga terselenggaranya acara di Astra ini berjalan dengan baik.

Pada kesempatan kunjungan ke SMAK Penabur 1 dan Lab school Rawamangun, sambutan ramah dan bersahabat dari tuan rumah, merupakan kehormatan bagi para pengajar de Britto. Seolah tanpa dinding pembatas diskusi dan dialog terjadi yang bertujuan sama ‘bagaimana mendidik dan membimbing siswa demi mengasilkan lulusan terbaik bagi bangsa dan negara’. Semua berangkat dari kondisi dan latar belakang yang relatif sama, yakni ‘kami bukan sekolah negeri yang penuh dengan subsidi’, kami adalah institusi yang harus dapat mandiri dalam mengelola berbagai kegiatan.

Studi banding ini terselenggara berkat kerja bersama antara Sekolah, Yayasan dan Paguyuban Alumni SMA Kolese de Britto. Dalam kesempatan rehat setelah kunjungan, umumnya pengajar SMA Kolese de Britto memberikan penilaian yang positif atas terselenggaranya kegiatan ini. Peran salah satu Alumnus yang menjadi donatur baik untuk transportasi dan akomodasi menjadi inspirasi bagi para pengajar. “Tidak malu untuk tetap belajar walau kita telah mempunyai nama besar, adalah kunci agar Kolese de Britto tetap dapat bertahan dan berharap menjadi yang terbaik”.